Minggu, 31 Desember 2017

Penelitian Kualitatif : Riset Etnografi

Penelitian Kualitatif
RISET ETNOGRAFI

Definisi dan Latar Belakang
Harris (1980 dalam Chreswell, 2015) menyebutkan bahwa Etnografi merupakan suatu desain kualitatif yang penelitinya mendeskripsikan dan menafsirkan pola yang sama dari nilai, perilaku, keyakinan, dan bahasa dari suatu kelompok berkebudayaa sama. Riset ini berfokus pada kelompok yang memiliki kebudayaan yang sama. Bisanya kelompok ini terdiri dari banyak orang yang saling berinteraksi sepanjang waktu. Menurut Agar (1968 dalam Chreswell, 2015) riset ini merupakan suatu cara untuk mempelajai sebuah kelompok berkebudayaan sama sekaligus produk akhir tertulis dari riset tersebut.

Ciri Utama
Berikut ini ciri utama dari Etnografi menurut Chreswell (2015) :
l Berfokus pada pengembangan deskripsi yang kompleks dan lengkap tentang kebudayaan dari kelompok yang berkebudayaan sama.
l Peneliti mencari berbagai pola dari aktivitas dari kelompok tersebut.
l Kelompok kebudayaan yang dimaksud telah berinteraksi dalam waktu yang cukup lama hingga dapat membangun pola kerja yang jelas.
l Teori memainkan peran penting dalam memfokuskan prhatian peneliti ketika melaksanakan Etnografi.
l Peneliti perlu dan harus untuk terlibat dalam kerja lapangan yang lama untuk mengumpulkan data melalui wawancara, pengamatan, simbol, artefak, dan beragam sumber data lainnya.
l 

Tipe
Berikut ini dua bentuk Etnografi yang populer :
1. Etnografi Realis
Van Maanen (1988 dalam Chreswell, 2015) merefleksikan Etnografi realis sebagai suatu pendirian tertentu yang diambil oleh peneliti terhadap para individu yang diteliti. Chreswell (2015) menyebutkan bahwa Etnografi realis ini merupakan suatu lapran objektif tentang situasi dari para partisipan di suatu tempat. Peneliti bertugas seperti seorang reporter yang mengetahui semuanya.
2. Etnografi Kritis
Thomas (1993 dalam Chreswell, 2015) serta Carspecken dan Apple (1992 dalam Chreswell, 2015) menyebutkan bahwa riset in membuat penulisnya memperjuangkan emansipasi bagi kelompok masyarakat yang terpinggirkan, menentang ketidaksetaraan dan dominasi. Komponen utama dari riset ini ialah orientasi bermuatan niai, memberdayakan masyarakat dengan memberi merka otoritas, menentang status quo, dan mengemukakan persoalan tentang kekuasaan dan kontrol.

Prosedur Pelaksanaan
Berikut ini adalah langakah dalam pelaksanaan etnografi menurut Chreswell (2015) :
l Menentukan apakah masalah riset tersebut cocok atau tidak jika menggunakan riset metode ini. Suatu masalah cocok untuk diterapkan dengan riset ini jika penelitian dimaksudkan untu mendeskripsikan kehidupan kelompok kebudayaan dan untuk mengeksplorasi berbagai keyakinan, bahasa, perilaku, dan persoalan yang mereka hadapi.
l Menentukan kelompok berkembudayaan sama yang akan dipelajari. Kelompok ini pada umumnya tealh hidup bersama dalam waktu yang lama.
l Menyeleksi tema, permasalahan, atau teori kebudayaan yang hendak dipelajari dari kelompok tersebut.
l Menentukan tipe etnografi yang hendak digunakan.
l Mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan konteks yang dibahas atau yang ada di lingkungan dimana kelompok tersebut berada, dengan datang ke tempat penelitian dan mengamati kehidupan sehari-hari dari individu yang ada di tempat tersebut.
l Dari data yang diperoleh peneliti menganalisisnya untuk memperoleh deskripsi dari kelompok kebudayaan tersebut dan menentukan tema yang muncul.
l Menyusun teori berdasarkan hasil analisis peneliti terhadap kelompok yang memiliki kebudayaan yang sama. Selain pembaca dapat mengetahui dan belajar dari potrer kehidupan kelompok berkebudayaan sama tersebut melalui sudut pandang pelaku atau partisipan dan dari sudut pandang peneliti.

Sumber :
Chreswell, John W. 2015. Penelitian Kulaitatif dan Desain Riset. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Resume Jenis Riset Kualitatif : Riset Etnografi
Anis Kurnia Ramadhani - 14301241020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar