Penelitian Kualitatif
RISET FENOMENOLOGI
Definisi dan Latar Belakang
Penelitian ini menurut Chreswell (2015) akan mendiskripsikan pemaknaan umum dari sejumlah individu terhadap berbagai pengalaman hidup mereka terkait dengan konsep atau fenomena, dan memfokuskannya pada mendeskripsikan hal yang sama atau umum dari semua partisipan ketika mereka mengalami suatu fenomena. Sehingga tujuan utamanya ialah untuk mereduksi pengalaman individu pada fenomena menjadi deskripsi tentang intisarinya.
Berikut ini terdapat empat perspektif filosofis dalam fenomenologi menurut Stewart dan Mickunas (1990, dalam Chreswell 2015) :
Ciri Utama Fenomenologi
l Pendekatan pada fenomena yang akan dieksplorasi berdasarkan sudut pandang konsep atau ide tunggal.
l Eksplorasi fenomena pada kelompok individu yang semuanya telah mengalami fenomena tersebut.
l Pembahasan filosofis tentang ide dasr yang dilibatkan dalam studi fenomenologis. Pembahasan menelusuri pengalaman hidup individu dan bagaimana mereka memiliki pengalaman subjektif dan objektif dari fenomena tersebut.
l Peneliti membatasi dirinya dan tidak menyampurkan pengalaman yang dimiliki ke dalam riset tersebut.
l Pengumpulan data secara khas melalui wawancara terhadap individu yang telah mengalami fenomena tersebut. Tidak hanya itu tapi juga dari sumber lain seperti pengamatan dan dokumen.
l Analisis data yang dapat mengikuti prosedur sistematis yang bergerak dari satuan analisis yang sempit menuju satuanyang lebih luas kemudian menuju deskripsi yang detail yang merangkum dua unsur, yaitu hal yang dialami individu dan bagaimana mereka mengalaminya (Moustakas, 1994 dalam Chreswell 2015)
l Bagian deskriptif membahas esensi atau intisari dari pengalaman yang dialami individu atau partisipan.
Tipe
Di dalam penelitian ini terdapat dua pendekatan yang disoroti, pendekatan tersebut ialah sebagai berikut :
1. Fenomenologi Hermeneutik
van Manen (1990 dalam Chreswell 2015) menyebutkan bahwa riset tipe ini diarahkan pada pengalaman hidup fenomenologi dan ditujukan untuk menafsirkan teks kehidupan atau hermeneutik. Tipe ini bukan hanya tentang deskripsi saja akan tetapi juga merupakan proses penafsiran peneliti tentang pengalaman-pengalaman hidup tersebut.
2. Fenomenologi Transendental atau Psikologis
Moustakas (1994 dalam Chreswell 2015) menyatakan bahwa riset ini kurang berfokus pada penafsiran peneliti tetapi berfokus kepada deskripsi tentang pengalaman dari para partisipannya. Ketika riset ini diberlakukan peneliti akan mengurung atau menyingkirkan pengalaman yang sudah mereka miliki untuk memperoleh sudut pandang yang baru.
Prosedur Pelaksanaan
Moustakas (1994 dalam Chreswell, 2015) menyebutkan berikut ini adalah langkah-langkah prosedural yang utama dalam proses tersebut :
l Peneliti menentukan masalah risetnya yang tepat jika menggunakan pendekatan fenomenologis. Suatu masalah cocok untuk diulik dengan pendekatan ini ketika masalah tersebut digunakan untuk memahami pengalaman yang sama atau bersama dari beberapa individu pada fenomena.
l Fenomena yang menarik untuk dipelajari
l Peneliti mengenali dan menentukan asumsi filosofis yang luas dari fenomenologi.
l Mengumpulkan data dari individu yang telah mengalami fenomena tersebut. Pengumpulan data dapat melalui wawancara.
l Partisipan akan diberikan dua pertanyaan umum, yaitu apa yang telah dialami partisipan terkait dengan fenomena dan kondisi-kondisi yang mempengaruhi pengalaman partisipan pada fenomena tersebut.
l Menganalisis data fenomenologis tersebut serta menyoroti pernyataan penting. Selanjutnya peneliti mengembangkan kelompok makna dari pernyataan penting menjadi berbagai tema.
l Pernyataan penting dan tema selanjutnya digunakan untuk menulis deskripsi hal yang dialami oleh partisipan, atau yang dapat disebut sebagai deskripsi tekstual. Selain itu, kedua hal tersebut juga digunakan untuk menulis deskripsi tentang kondisi-kondisi yang mempengaruhi pengalaman partisipan pada fenomenta tersebut, atau dapat disebut sebagai deskripsi imajinatif atau deskripsi struktural.
l Menulis deskripsi gabungan dari deskripsi tekstual dan deskripsi struktural dan mempresentasikan esensi atau struktur dasar dari fenomena tersebut (struktur invarian esensial atau esensi).
Sumber :
Chreswell, John W. 2015. Penelitian Kulaitatif dan Desain Riset. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Resume Jenis Riset Kualitatif : Riset Fenomenologi
Anis Kurnia Ramadhani - 14301241020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar